Ga bales!
gwe : ga ngerti gwe… telpon ga diangkat, sms gak dibales..
zakie : coba lo timpuk, bales gak dia???
gwe : hahahhaha…
2 comments June 3, 2008
Radit dan Jani
Review film Radit dan Jani ini terbukti. Kemaren gwe ntn film ini sampe mata gwe bengkak. Gimana suatu kejadian itu selalu menggunakan teori sebab akibat. Karma. Kenapa kita sangat dilarang untuk berbuat negatif? Karena kita gak tau kapan akibatnya akan berimbas. Gimana kalo itu berimbas pada saat kita udah ’sadar’? Yang ada malah hidup kita akhirnya cuma akan berisi ‘penebusan dosa’ aja. Tonton deh! Keren!
2 comments June 2, 2008
Malaikat Berbulu Domba…
Malaikat bebulu domba itu sebutan gwe buat Putik. Sahabat gwe dari SMP. Sampe kemaren kerja pun kita berangkat-pulang bareng hampir tiap hari. Alhamdulillah Dia kasih gwe temen berangkat-pulang kerja tiap hari, karena 2 tahun belakangan ini adalah waktu yang paling berat buat gwe. Kalo Tuhan gak kirim dia, mungkin gwe akan keinget2 kejadian gak enak yg terjadi sama gwe terus2an, ampe bikin videoklip dadakan. Tapi mulai hari ini dia pindah kerja. Dan gak bareng lagi berangkatnya. AKu sedih… Hehe… Terus gwe inget suatu analisis yang akhirnya mengarah ke satu ksimpulan. Kalo Putik udah ‘diambil’, berarti abis ini gwe harus ‘bjuang’ sendiri. Apa gwe udah lebih kuat sekarang? Atau lebih bagusnya lagi adalah pertanyaan, apa ‘ujian’nya udah berakhir karena temen belajar gwe udah gak ada? Mudah2an sih yang terakhir. Jangan ada lagi deh yang kayak 2 tahun ini. Capek!
Buat Tiki, makasih ya Tik udah nemenin aku bkeluh-kesah. Kadang aku naek mobil dengan mata bengkak, dan km malah ngetawain. Tapi itu support buat aku. Mulai dari ‘jualan pisang goreng’ ampe gimana caranya kurus dalam 2 minggu karena ada yang mau dateng. hehehhe… Nemenin aku ngadepin orang-orang aneh (menurut kita si aneh! Tapi buktinya ada cewek2 yang bisa btahan ama mereka tuh!), nemenin aku pulang malem, sampe mijetin tanganku waktu kepalaku pusing karena denger sahabatku merit gak ngasi kabar. Hahhahaha… Gila! Banyak banget yang udah kita laluin ya… Dari ‘jempol ungu’ sampe ‘penganut poligami’.. Hehe… Kayaknya kamu saksi dari hampir smua yg terjadi ama aku. Mudah2an dapet kantor yang searah lagi yah… Biar bisa ketawa bareng! Jadi inget Echy yang ngomong, pantes aja lo gak pernah stress, temenlo aneh begitu! hahahahha… Love You, Sist!
Add comment June 2, 2008
love him is to need him everywhere
I want him everywhere and if he’s beside me
I know I need never care
But to love him is to need him everywhere
Knowing that love is to share (Sissel – Here, There ANd Everywhere)
Salah gak sih kalo gw berpikir sama? Kalo gw pengen dia ada saat gwe butuh, toh gwe akan berusaha ada kalo dia butuh? It’s a basic rule, isn’t it?
Add comment June 2, 2008
A Quote…
Love is not about finding the right person, but creating a right relationship. It’s not about how much love you have in the beginning but how much love you build till the end.
Add comment June 2, 2008
Comment..
Sebenernya comment di bawah ini buat nadia, sepupunya Happy. Tapi ga tau kenapa narsis gwe keluar dan merasa gwe juga ikut dikomen-in. hehe.. Komennya bagus! Tapi gwe sebenrnya gak tau si Audy ini siapa ya? Hahahah… Lucu ga ya? Lho?! Teuteup usaha! Baca deh, bagus…
- Audy
- congrats nadine ndot for ur freedom..
this is not something that u have to cry for..
this is something u have to celebrate!
why?
bcoz from now on..
u can start new chapter in ur life..
u pass the test..please go to the next level,baby..
God will fix what they’ve done to u..
there’s always beautiful rainbow after the rain..
they hurt u coz they just dont know how to love a girl like u..
they hurt u coz they couldnt see what u have inside..
and that’s their problem..not yours..
take it easy..
life goes on..
u’r gonna be the one who smiles at the end of the road..
Add comment May 28, 2008
Apa Kabar?
Add comment May 28, 2008
:(
[15:01] X: yaudah klo aku bilang diakhiri aja
[15:01] X: ini diambil setelah melihat beberapa kesimpulan
[15:01] arsandaprawisda: yaitu?
[15:02] X: sikapnya dia yang berubah, ajakan komunikasi yang tidak terbalas, dan melangkahi komitmen
[15:02] X: itu aja
[15:02] X: masih ada lagi, tapi kayaknya yg aku sebutkan sudah mewakili semuanya
[15:02] arsandaprawisda: ajakan komunikasi yang tidak terbalas, dan melangkahi komitmen —> ini yg parahhhhhh
[15:03] X: masih banyak hal menarik lain yg bisa dilakukan
[15:03] X: namanya juga hidup.. ga semuanya selalu sesuai keinginan
[15:03] arsandaprawisda: ughhhhhhhhhhhhhh
[15:04] arsandaprawisda: ughhhh i need a man not a boy!!!
[15:04] X: memang gampang si bilangnya atu ngetiknya lebih tepatnya.. cuman saat ini ga perlu menyesali apa yang sudah dilakukan
[15:10] X: kalo metode biasa si ya ditunggu aja, sambil memperluas pergaulan
[15:10] X: tp ditegaskan dlu sama dianya
[15:10] X: yes or no
[15:11] arsandaprawisda: lha udah kayak gn lho A
[15:11] arsandaprawisda: brarti bola kan ditangan dia
[15:11] arsandaprawisda: kalo dia ga ngomong apa2
[15:11] arsandaprawisda: ya masa masih yes?
[15:12] X: kalo dia ga oper bolanya? padahal pertandingan berjalan 90 menit, kapan terjadinya gol? Kecuali kamu rebut bolanya
[15:12] X: jangan pas direbut waktu injury time,
[15:12] X: ![]()
[15:13] X: dalam hal ini kamu dan dia sama2 wasit
[15:14] X: jadi peraturan hanya kalian yg tahu, tapi masalah bola itu bukan ada ditangan siapa, tapi bagaimana supaya bola itu masuk ke gawang supaya jelas dan kelihatan statusnya
[15:14] arsandaprawisda: jd mnurutmu? aku tetep harus ngejar dia buat cari keputusannya?
[15:17] X: iya
[15:18] X: kalo ga ya terpaksa kmu mesti nunggu
[15:18] X: tinggal dipilih mana yang lebih disukai
[15:18] X: ![]()
[15:21] arsandaprawisda: mmmm
[15:22] arsandaprawisda: kalo aku nunggu, dia yg nentuin donk
[15:22] arsandaprawisda: dan it means ga tau ampe kapan
[15:22] arsandaprawisda: aku terkatung2 ga jelas
[15:22] arsandaprawisda: tsah
[15:24] X: yup
[15:24] X: klo option kedua, kmu ambil bolanya, bawa lari dan cetak gol
[15:24] X: kmu langsung tau jawabnya
[15:25] X: kmu bikin gol apa offside apa tertangkis kiper
[15:25] X: simple ![]()
[15:26] arsandaprawisda: simpel????
[15:26] arsandaprawisda: hah
[15:26] arsandaprawisda: teriris2 iniiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
[15:27] X: kan cuma pilih 2 opsi
[15:28] X: ngapain si bikin hidup lebih sulit ![]()
[15:29] arsandaprawisda: km ga ngerttin akuuuuuuuuu
[15:29] arsandaprawisda: hikhshiks
[15:33] X: iyalah sedih pasti, saya mengerti bu
[15:33] X: sedih kan tidak bisa dihindari, tapi sedih berkelanjutan itu pilihan
[15:33] X: kalau langkah tidak diambil, sama saja menunda kesedihan
[15:34] X: pilih sedih dalam waktu dekat atau jangka panjang diakumulasi
[15:34] arsandaprawisda: mmm.. sms aku itu blom cukup ya?
[15:34] X: yah kita kan berusaha utk selalu realistis aj
[15:34] X: cukup klo dibales
[15:34] X: sayangnya ga dibales
[15:34] X: jadi ga dukup
[15:34] arsandaprawisda: aku dateng ke rumah dia?
[15:35] arsandaprawisda: karena telpon pasti ga dibales
[15:35] arsandaprawisda: ga dingakat
[15:35] arsandaprawisda: sedangkan tukang ojek di dkt rumahnya uda tau aku ke rumahnya nyariin dia bbrp kali minggu ini
[15:35] arsandaprawisda: aku malu
[15:36] X: malu sekarang apa sedih nanti?
[15:36] X: hehe
[15:38] arsandaprawisda: mmmmmmmmmmmmmmm
[15:38] arsandaprawisda: hikshiks
[15:38] arsandaprawisda: sedih skr
[15:42] X: ok then goi ahead
[15:42] arsandaprawisda: ok
[15:42] arsandaprawisda: doain ya
[15:44] X: always
Add comment May 27, 2008
Split Personality
Split Personality sebenernya bukan bahasa diagnosa dan lebih dikenal dengan kepribadian ganda. Setiap kita memiliki dual personality (kepribadian ganda) dalam diri kita. Pribadi yang baik adalah pribadi yang dapat menekan sifat-sifatnya yang buruk dan tidak ditonjolkan keluar. Kalau kita amati, setiap orang memiliki kecendrungan untuk membela diri pada saat dirinya dikritik. Tapi tidak bila dirinya itu dikritik oleh dirinya sendiri. Mengkritik diri sendiri, memarahi diri sendiri untuk menekan hal-hal yang negatif sangatlah baik sehingga pribadi tersebut bisa merubah kepribadiannya menjadi lebih baik. Itulah Split Personality, yaitu kemampuan pribadi untuk men Split sifatnya dari yang buruk menjadi baik.
Tapi bagaimana jika egoisme terlalu tinggi sehingga pribadi baik tidak sanggup lagi mengendalikan pribadi buruk? Saya pikir selama masih ada toleransi dan sikap saling menghargai, pribadi yang buruk ini dapat ditekan. Tapi pada kenyataannya, banyak orang yang tidak sadar telah mengalami split personality dengan dipupuknya egoisme yang tinggi tersebut. Pada saat dia tertekan, pribadi yang buruk itu langsung mengambil bagian dalam porsi besar.
Keadaan2 yang menekan seseorg ditambah dengan egoisme yang tinggi, sangat mungkin memunculkan kepribadian yang lain, yang sangat bertolak belakang dengan pribadi yang sesungguhnya. Keterpecahan pribadi ini lebih sering merupakan metode penyelamatan diri. Para pengamat menganalisis, bahwa kemiskinan, masa kecil yang tertekan, kenyataan dipecat, karena pernah dipenjara dapat menyebabkan jiwa seseorang memberontak. Dari jiwa yang mencari pelepasan beban dan pelarian pikiran diri dari kenyataan pahit tadi kemudian membentuk kepribadian yang lain. Satu hal yang bisa diambil dari persoalan Split Personality ini adalah kita harus berusaha menghadapi semua persoalan kita. Bukannya lari dari kenyataan dan menganggap bahwa semua tidak pernah terjadi.
* Dari berbagai sumber
1 comment May 27, 2008
Tuhan menghadirkan begitu banyak ‘contoh’.
Tuhan menghadirkan begitu banyak ‘contoh’. Yang semakin membuatku sadar kalo aku kurang bersyukur. Dan semakin mebuktikan kalo aku belum bersabar. Mungkin Tuhan sedang tersenyum sekarang. Melihat aku akhirnya menyadari. Sekarang, aku masih bisa bersabar. Tapi aku tidak yakin ‘ruang’ku cukup besar untuk menampung sampai aku mati. Aku mulai mempertimbangkan untuk menyerah dan mundur. Bukan seperti ini yang kumau. Tidak mungkin aku mengikuti suatu pola yang tidak jelas bentuknya. Mungkin juga dia lupa bahwa dia pernah menerapkan suatu aturan, yang dia ingkari sendiri. Kemarin aku melihat banyak ‘bukti’. Betapa banyak orang yang sangat ingin membahagiakan aku. Mungkin juga aku sudah letin berjuang. Tanpa sedikitpun dia melihat peluhku.
Tuhan, jika memang dia, mohon mudahkanlah… Dan jika bukan, mohon bantu aku mengikhlaskannya, dan kemudian bersabar…
3 comments May 26, 2008