Terakhir Kali…

June 27, 2008

Wajahnya memerah seperti menahan emosi. Wajah yang sama yang kulihat 10 tahun yang lalu. Laki-laki di depanku adalah segalanya bagiku. Aku bisa menjadi sangat permisif bila bersamanya. Banyak temanku yang bilang, aku seperti menyerahkan harga diriku untuk dia injak-injak. Aku juga tak mengerti. Bila ternyata tidak mencintaiku, mengapa dia selalu kembali padaku? Apa dia hanya ingin membalaskan suatu dendam? Entah! Aku melihat setitik air di ujung matanya. Dia mulai menangis. Entah menangisi apa! Atau menangisi siapa! Yang jelas, dia tampak menyesal.

“Apa kamu cinta aku?”, aku pelan-pelan bertanya sambil mengusap punggungnya.

“Ya… AKu cinta…”

“Tapi mengapa kau selalu pergi?”, aku mencoba menahan air mataku sendiri. Itulah! Entah kenapa, dia selalu bisa membuatku memaklumi dan mengalah.

“Aku gak tau. Tiba-tiba saja sebagian diriku yang mencintaimu tiba-tiba menghilang. Blank!”, dia tampak menghindari tanganku di punggungnya.

“Blank?”, aku menarik tanganku, membiarkan dia mengeluarkan emosinya.

“Ya. Aku gak tau kenapa.”

“Ok… Sekarang, aku bisa menyimpulkan bahwa aku bukan orang yang kamu cari…”

“Loh? Kenapa bisa bilang gitu? Belum tentu!”, nada suaranya tiba-tiba meninggi.

“Ya, karena pada saat tertentu kamu bisa dengan mudah mengeliminasiku. Nanti suatu saat jika ada kesempatan, kau kembali padaku. Tapi nanti kamu bisa mengeliminasiku lagi. Gak jelas apa maumu, sayang…”

“…”, dia terdiam dan tampak berpikir.

“Aku sayang kamu…”, aku mencoba mengangkat wajahnya sambil tersenyum. Kulupakan hatiku yang teriris-iris.

“…”, dia tidak menjawab. Hatiku kembali tersayat.

“Ok. Rasanya, aku sudah cukup tau posisiku. Bismillah, aku lepasin kamu mulai hari ini…”, aku memaksakan suaraku terdengar datar tapi tidak berhasil. Suaraku bergetar dan air mataku mulai menetes. Itu belum seberapa. Hatiku kembali sakit, saat dia sama sekali tidak menolehkan wajahnya kepadaku. Tampaknya dia memang tidak peduli.

Aku mulai beranjak berdiri. Merapihkan ujung rokku yang kusut dan mengusap wajahku berkali-kali. Tanda bahwa aku sangat risau. AKu bingung, di satu sisi aku ingin mempertahankan dia, tapi di sisi lain dia tampak tidak ingin dipertahankan. Dia sama sekali tidak melihat padaku.

“Mudah-mudahan kamu jadi orang yang sukses… Love You…”, aku menunduk mengecup kepalanya dan beranjak pergi.

“Beib!!”, tiba-tiba dia memanggilku. AKu menoleh ke belakang, berharap dia berubah pikiran.

“Ya?”, aku sedikit berteriak.

“Aku akan tetap berjuang buat kamu!!”, jawabannya membuatku melayang lagi untuk ke sekian kalinya. Tapi kali ini tidak tinggi. Entah apa lagi arti kata ‘berjuang’ untuk kita. Toh, dia tidak mau bertahan di sampingku.

Aku hanya tersenyum dan kembali berjalan. Banyak yang bilang, jika setiap orang punya cara mencintai yang berbeda. Tapi aku sama sekali tidak mengerti cara mencintai laki-laki ini. Dia berjuang untukku, tapi tanpa ingin bersamaku. Mungkin memang caranya yang unik, atau aku yang tidak bisa mengerti. Nah! Aku mulai permisif lagi dan menyalahkan diriku. Sudah beberapa kali laki-laki ini memperlakukan aku begini. Datang kembali dengan memperbarui janji, lalu hilang tenggelam seperti tak pernah datang. Aku sakit. Bahkan sudah kebal. Tapi aku mencintainya. Dan aku menghormati keputusannya, walaupun sakit. Tapi aku tau, bahwa inilah yang terakhir. Sepertinya hatiku sudah tau untuk tidak pernah lagi terbang tinggi jika menyangkut laki-laki ini. Ini yang terakhir, janjiku pada diriku sendiri. AKu kembali menoleh ke belakang, untuk terakhir kalinya.

Entry Filed under: Splash. .

4 Comments Add your own

  • 1. choyz  |  June 29, 2008 at 11:40 am

    is that the end beib?

    Reply
  • 2. ndot2an  |  June 30, 2008 at 1:16 am

    Ya, sist! Harus!!!

    Reply
  • 3. sepatuhitam  |  July 24, 2009 at 6:48 pm

    sepertinya aku merasakan perasaanku terwakili dgn crita ini…thx
    btw,this is true story??

    Reply
  • 4. ndot2an  |  July 27, 2009 at 1:36 am

    true story abissss.. hihihi… salam kenal..

    Reply

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


 

June 2008
M T W T F S S
« May   Jul »
 1
2345678
9101112131415
16171819202122
23242526272829
30  

Categories

Recent Comments

ndot2an on Terakhir Kali…
sepatuhitam on Terakhir Kali…
ndot2an on Tips Mencari Pasangan Jiwa…
little princess on Tips Mencari Pasangan Jiwa…
Rea on Tips Mencari Pasangan Jiwa…

Recent Posts

Blogroll

Blog Stats